RSS

STROKE

20 Nov

Definisi Stroke

Suatu stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), terjadi ketika penyediaan darah ke bagian dari otak terganggu, menyebabkan sel-sel otak mati. Ketika aliran darah ke otak terganggu atau terhalangi, oksigen dan glukose tidak dapat disampaikan ke otak. Aliran darah dapat dikompromikan oleh suatu keanekaragaman mekanisme-mekanisme.

Halangan/Rintangan dari suatu arteri

  • Penyempitan dari arteri-arteri kecil didalam otak dapat menyebabkan suatu yang disebut lacunar stroke, (lacune=ruang yang kosong). Halangan/rintangan dari suatu arteriole tunggal dapat mempengaruhi suatu area yang kecil dari otak menyebabkan jaringan itu mati (infarct).
  • Pengerasan dari arteri-arteri (atherosclerosis) yang menjurus ke otak. Ada empat pembuluh-pembuluh darah utama yang menyediakan otak dengan darah. Anterior circulation dari otak yang mengontrol kebanyakan motor, aktivitas, sensasi, pikiran, kemampuan bicara, dan emosi disuplai oleh arteri-arteri karotid. Posterior circulation, yang mensuplai batang otak (brainstem) dan cerebellum, yang mengontrol bagian-bagian automatik dari fungsi dan koordinasi otak, disuplai oleh arteri-arteri vertebrobasilar.
  • Jika arteri-arteri ini menjadi sempit sebagai suatu akibat dari atherosclerosis, plak atau kolesterol, runtuhan (puing-puing) dapat terlepas dan mengambang menghilir, menyumbat penyediaan darah ke suatu bagian dari otak. Berlawanan dengan stroke-stroke lacunar, bagian-bagian yang lebih besar dari otak dapat kehilangan suplai darah, dan ini mungkin menghasilkan lebih banyak gejala-gejala daripada suatu stroke lacunar.

  • Embolisme ke otak dari jantung. Pada situasi-situasi dimana bekuan-bekuan darah terbentuk didalam jantung, ada potensi untuk bekuan-bekuan kecil untuk putus tiba-tiba dan berjalan (embolize) ke arteri-arteri di otak dan menyebabkan suatu stroke.

Pecahnya suatu arteri (hemorrhage)

  • Cerebral hemorrhage (perdarahan didalam unsur otak). Sebab yang paling umum mendapatkan perdarahan didalam otak adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Situasi-situasi lain termasuk aneurysms yang bocor atau pecah atau arteriovenous malformations (AVM) dimana ada suatu koleksi abnormal dari pembuluh-pembuluh darah yang adalah mudah pecah dan dapat berdarah.

Penyebab Suatu Stroke

Halangan/Rintangan dari suatu arteri

Halangan dari suatu arteri di otak oleh suatu bekuan/gumpalan (thrombosis) adalah penyebab yang paling umum dari suatu stroke. Bagian dari otak yang disuplai oleh pembuluh darah yang tersumbat kemudian dicabut/dirampas darah dan oksigennya. Sebagai akibat dari pencabutan atau perampasan darah dan oksigen, sel-sel dari bagian otak itu mati. Secara khas, suatu bekuan atau gumpalan terbentuk dalam sebuah pembuluh darah kecil didalam otak yang sebelumnya telah dipersempit yang disebabkan oleh suatu keanekaragaman faktor-faktor risiko termasuk:

  • tekanan darah tinggi (hipertensi),
  • kolesterol tinggi,
  • diabetes, dan
  • merokok

Embolic stroke

Tipe lain dari stroke mungkin terjadi ketika bekuan darah atau suatu potong dari plak atherosclerotic (endapan-endapan dari kolesterol dan kalsium pada dinding dalam dari jantung atau arteri) putus terlepas, berjalan melalui arteri-arteri yang terbuka, dan memondok pada suatu arteri dari otak. Ketika ini terjadi, aliran dari darah yang kaya oksigen ke otak terhalang dan suatu stroke terjadi. Tipe stroke ini dirujuk sebagai suatu embolic stroke. Contohnya, suatu bekuan darah mungkin terbentuk didalam kamar/bilik jantung sebagai suatu akibat dari irama jantung yang tidak teratur, seperti yang terjadi pada atrial fibrillation. Biasanya, bekuan-bekuan atau gumpalan-gumpalan ini tetap melekat pada lapisan dalam dari jantung, namun adakalanya mereka dapat putus tiba-tiba, berjalan melalui aliran darah, membentuk suatu sumbatan (embolism) pada suatu arteri otak, dan menyebabkan suatu stroke. Suau embolism dapat juga berasal pada suatu arteri besar (contohnya, arteri karotid, suatu arteri utama pada leher yang mensuplai darah ke otak) dan kemudian berjalan menghilir untuk menyumbat sebuah arteri kecil didalam otak.

Cerebral hemorrhage

Suatu cerebral hemorrhage terjadi ketika sebuah pembuluh darah didalam otak pecah dan berdarah kedalam jaringan otak yang mengelilinginya. Suatu cerebral hemorrhage (perdarahan di otak) dapat menyebabkan suatu stroke dengan mencabut atau merampas darah dan oksigen pada bagian-bagian dari otak. Darah juga adalah sangat mengiritasi pada otak dan dapat menyebabkan pembengkakan jaringan otak (cerebral edema). Edema dan akumulasi dari darah dari suatu cerebral hemorrhage meningkatkan tekanan didalam tengkorak dan menyebabkan lebih jauh kerusakan dengan menekan otak terhadap tengkorak yang bertulang.

Subarachnoid hemorrhage

Pada suatu subarachnoid hemorrhage, darah berkumpul pada ruangan dibawah selaput arachnoid yang melapisi otak. Darah berasal dari suatu pembuluh darah abnormal yang bocor atau pecah. Seringkali ini adalah dari suatu aneurysm (suatu penonjolan keluar yang abnormal dari dinding pembuluh). Subarachnoid hemorrhages biasanya menyebabkan suatu sakit kepala yang mendadak yang berat dan leher yang kaku. Jika tidak dikenali dan dirawat, konsekwensi-konsekwensi neurologi utama, seperti koma, dan kematian otak akan terjadi.

Vasculitis

Penyebab lain yang jarang dari stroke adalah vasculitis, suatu kondisi dimana pembuluh-pembuluh darah menjadi meradang.

Sakit Kepala Migraine

Nampaknya sangat sedikit peningkatan kejadian dari stroke pada orang-orang dengan sakit kepala migraine. Mekanisme untuk migraine atau sakit-sakit kepala vascular termasuk penyempitan dari pembuluh-pembuluh darah otak. Beberapa episode-episode sakit kepala migraine dapat bahkan meniru stroke dengan kehilangan fungsi dari satu sisi tubuh atau penglihatan atau persoalan-persoalan kemampuan berbicara. Biasanya, gejala-gejala menghilang ketika sakit kepala hilang.

Faktor-Faktor Risiko Untuk Stroke

Secara keseluruhan, faktor-faktor risiko yang paling umum untuk stroke adalah:

  • tekanan darah tinggi,
  • kolesterol tinggi,
  • merokok,
  • diabetes dan
  • umur yang bertambah.

Gangguan-gangguan irama jantung seperti atrial fibrillation, patent foramen ovale, dan penyakit klep jantung dapat juga sebagai penyebab.

Ketika stroke-stroke terjadi pada individu-individu yang lebih muda (kurang dari 50 tahun umurnya), faktor-faktor risiko yang lebih kurang umum dipertimbangkan termasuk obat-obat terlarang, seperti cocaine atau amphetamines, aneurisme-aneurisme yang pecah, dan kecenderungan-kecenderungan pada penggumpalan atau pembekuan darah yang diturunkan atau diwariskan (secara genetik).

Suatu contoh dari suatu kecenderungan genetik pada stroke terjadi pada suatu kondisi yang jarang yang disebut homocystinuria, dimana ada tingkat-tingkat yang berlebihan dari kimia homocystine didalam tubuh. Ilmuwan-ilmuwan sedang mencoba untuk menentukan apakah kejadian yang tidak diturunkan dari tingkat-tingkat yang tinggi dari homocystine pada segala umur dapat cenderung ke stroke.

Definisi Transient Ischemic Attack (TIA)

Suatu transient ischemic attack (TIA) adalah suatu episode yang berlangsung singkat (kurang dari 24 jam) dari gangguan sementara pada otak yang disebabkan oleh suatu kehilangan suplai darah. Suatu TIA menyebabkan suatu kehilangan fungsi pada area tubuh yang dikontrol oleh bagian otak yang terpengaruh. Kehilangan suplai darah ke otak paling sering disebabkan oleh suatu bekuan/gumpalan yang terbentuk secara spontan dalam sebuah pembuluh darah didalam otak (thrombosis). Bagaimanapun, ia dapat juga berakibat dari suatu bekuan yang terbentuk ditempat lain didalam tubuh, terlepas dari lokasi itu, dan berjalan untuk memondok dalam suatu arteri dari otak (emboli). Suatu kekejangan dan, dengan jarang, suatu perdarahan adalah penyebab-penyebab lain dari suatu TIA. Banyak orang-orang merujuk suatu TIA sebagai suatu “mini-stroke.”

Beberapa TIA-TIA berkembang secara perlahan, dimana yang lain-lain berkembang secara cepat. Secara definisi, semua TIA-TIA hilang dalam 24 jam. Stroke-stroke yang memakan waktu lebih lama untuk hilang daripada TIA-TIA, dan dengan stroke-stroke, fungsi yang sepenuhnya mungkin tidak akan kembali dan mencerminkan suatu persoalan yang lebih permanen dan serius. Walaupun kebanyakan TIA-TIA seringkali berlangsung hanya beberapa menit, semua TIA-TIA harus dievaluasi dengan urgensi yang sama seperti suatu stroke dalam suatu usaha untuk mencegah kekambuhan-kekambuhan dan atau stroke-stroke. TIA-TIA dapat terjadi sekali, berkali-kali, atau mendahului suatu stroke permanen. Suatu serangan transient ischemic harus dipertimbangkan sebagai suatu keadaan darurat karena tidak ada garansi bahwa situasinya akan hilang dan fungsi akan kembali.

Suatu TIA dari suatu bekuan pada mata dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang sementara (amaurosis fugax), yang mana seringkali digambarkan sebagai sensasi dari suatu gorden atau tabir yang turun kebawah. Suatu TIA yang melibatkan arteri karotid (pembuluh darah yang paling besar yang mensuplai otak) dapat menghasilkan persoalan-persoalan dengan gerakan atau sensasi pada satu sisi dari tubuh, yang adalah sisi berlawanan pada halangan yang sesungguhnya. Seoang pasien yang terpengaruh mungkin mengalami kelumpuhan tangan, kaki, dan muka, semuanya pada satu sisi. Penglihatan double, kepeningan (vertigo), dan kehilangan kemampuan berbicara, mengerti, dan keseimbangan dapat juga sebagai gejala-gejala tergantung pada bagian mana dari otak yang kekurangan suplai darah.

Dampak Dari Stroke-Stroke

Di Amerika, stroke adalah penyebab ketiga paling besar dari kematian (dibelakang penyakit jantung dan segala bentuk-bentuk dari kanker). Biaya dari stroke-stroke bukan hanya diukur dari milyaran dolar yang hilang dalam kerja, opname di rumah sakit, dan perawatan dari orang-orang yang selamat di rumah-rumah perawatan. Harga atau dampak yang utama dari suatu stroke adalah kehilangan kemandirian yang terjadi pada 30% dari orang-orang yang selamat. Apa yang sebelumnya adalah gaya hidup yang mandiri dan menyenangkan mungkin hilang kebanyakan dari kwalitasnya setelah suatu stroke dan anggota-anggota keluarga lain akan menemukan diri mereka dalam suatu peran baru sebagai pemberi-pemberi perawatan.

Gejala-Gejala Stroke

Ketika sel-sel otak dicabut atau dirampas oksigennya, mereka berhenti melakukan tugas-tugas biasa mereka. Gejala-gejala yang mengikuti suatu stroke tergantung pada area otak yang telah dipengaruhi dan jumlah kerusakan jaringan otak.

Stroke-stroke kecil mungkin tidak menyebabkan gejala-gejala apa saja, namun tetap dapat merusak jaringan otak. Stroke-stroke ini yang tidak menyebabkan gejala-gejala dirujuk sebagai silent strokes. Menurut the U.S. National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), ini adalah lima tanda-tanda utama dari stroke:

  1. Kematian rasa (kekebasan) atau kelemahan-kelemahan yang mendadak dari muka, tangan atau kaki, terutama pada satu sisi dari tubuh. Kehilangan dari gerakan sukarela (voluntary movement) dan/atau sensasi mungkin adalah sepenuhnya atau sebagian. Mungkin juga ada suatu sensasi kegelian (kesemutan) yang berkaitan pada area yang terpengaruh.
  2. Kebingungan atau kesulitan berbicara atau mengerti yang mendadak. Adakalanya kelemahan pada otot-otot muka dapat menyebabkan pengeluaran air liur.
  3. Kesulitan melihat yang mendadak pada satu atau kedua mata
  4. Kesulitan berjalan, kepeningan, kehilangan keseimbangan atau koordinasi yang mendadak
  5. Sakit kepala yang parah yang mendadak dengan penyebab yang tidak diketahui

Yang Dilakukan Jika Anda Curiga Anda Atau Seseorang Sedang Mendapat Stroke

Jika apa saja dari gejala-gejala yang disebutkan diatas tiba-tiba timbul, perhatian medis keadaan darurat harus segera dicari. Oleh karenanya, aksi pertama harus adalah memanggil 911 (atau nomor apa saja yang mengaktifkan respon medis keadaan darurat di area anda). Dokter keluarga dan/atau ahli syaraf (neurologist) juga harus dihubungi. Bagaimanapun, prioritas utama memastikan bahwa mobil ambulan tiba sesegera mungkin.

  • Orang yang terpengaruh harus berbaring rata untuk mempromosikan suatu aliran darah yang optimal ke otak.
  • Jika keadaan mengantuk, tidak merespon, atau mual hadir, orang itu harus diletakkan pada posisi pertolongan pada sisi mereka untuk mencegah tercekik jika muntah terjadi.
  • Walaupun aspirin memainkan suatu peran utama dalam pencegahan stroke (lihat dibawah), sekali gejala-gejala dari suatu stroke mulai, adalah umumnya direkomendasi bahwa tambahan aspirin jangan diberikan hingga pasien menerima perhatian medis. Jika stroke adalah tipe dari perdarahan, aspirin dapat secara teori membuat persoalan-persoalan lebih buruk.

Cincinnati Prehospital Stroke Scale (CPSS)

Menurut suatu studi oleh University of North Carolina, tiga perintah-perintah mungkin digunakan untuk menilai apakah seseorang mungkin mengalami suatu stroke. Orang-orang awam dapat memerintahkan seorang korban stroke yang berpotensi untuk:

  1. Senyum
  2. Mengangkat kedua tangan
  3. Mengucapkan suatu kalimat sederhana

Tiga perintah-perintah, dikenal sebagai Cincinnati Prehospital Stroke Scale (CPSS), digunakan oleh ahli-ahli kesehatan sebagai suatu langkah pertama yang sederhana dalam proses penilaian untuk tanda-tanda dari stroke. Jika seseorang mempunyai kesulitan dengan salah satu dari perintah-perintah sederhana ini, pelayanan-pelayanan darurat (911) harus segera dipanggil dengan suatu penjelasan situasi, memberitahukan bahwa anda mencurigai orang itu sedang mendapat suatu stroke.

Sumber: http://www.totalkesehatananda.com

 
Leave a comment

Posted by on November 20, 2009 in uncategories

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Discover

A daily selection of the best content published on WordPress, collected for you by humans who love to read.

Rumpydog

Dog paddling through life...

Learn British English

New material at http://www.learnbritishenglish.co.uk/ from April 2013

dianaramadhani

Just another WordPress.com site

feraasmarita2012

A topnotch WordPress.com site

Kate, Cracking Up

Cracked in All Ways Except the Illegal Ones

Badarudin | PGSD FKIP UM Purwokerto

Pendidikan Merancang Masa Depan

noviaanjani1593

Just another WordPress.com site

Feraasmarita's Blog

Just another WordPress.com weblog

%d bloggers like this: